Kembali ke Semua Artikel
Apa Itu CIDR?

Apa Itu CIDR?

Arief AgusDiperbarui

Pengertian CIDR

CIDR (Classless Inter-Domain Routing) adalah metode pengalokasian IP Address dan perutean paket data yang lebih fleksibel, efisien, dan modern. Notasi CIDR dituliskan dengan menambahkan tanda garis miring (/) diikuti angka prefix length di akhir alamat IP.

Contoh penulisan:

192.168.1.0/24

Angka /24 disebut sebagai CIDR Notation atau Prefix Length.


Apa Arti Notasi /24?

Dalam IPv4 yang memiliki total 32 bit, angka setelah garis miring (/) menunjukkan berapa banyak bit biner yang dialokasikan khusus untuk Network ID.

Sebagai contoh, pada 192.168.1.0/24:

  • Network Bits (24 bit pertama): 11111111.11111111.11111111.00000000
  • Subnet Mask Desimal: 255.255.255.0
  • Host Bits (8 bit sisanya): 2^8 = 256 total alamat IP

Dari jaringan /24 tersebut, kita mendapatkan:

  • Total Alamat IP: 256
  • Network Address: 192.168.1.0 (alamat identitas subnet)
  • Broadcast Address: 192.168.1.255 (alamat kirim broadcast)
  • Usable Host (IP yang bisa dipakai): 254 alamat (192.168.1.1 - 192.168.1.254)

Tabel Referensi Notasi CIDR & Subnet Mask

Semakin besar angka CIDR (prefix length), semakin banyak bit yang digunakan untuk network dan semakin sedikit jumlah host yang tersedia:

Prefix CIDR Subnet Mask Total IP Host yang Bisa Dipakai (Usable)
/24 255.255.255.0 256 254
/25 255.255.255.128 128 126
/26 255.255.255.192 64 62
/27 255.255.255.224 32 30
/28 255.255.255.240 16 14
/29 255.255.255.248 8 6
/30 255.255.255.252 4 2

Mengapa CIDR Menggantikan Sistem Lama?

Dahulu, jaringan komputer menggunakan sistem Classful (Class A, Class B, Class C) yang sangat kaku dan sering membuang jutaan alamat IP sia-sia.

Dengan hadirnya CIDR:

  1. Fleksibilitas Alokasi: Jaringan dapat dipecah (Subnetting) atau digabungkan (Supernetting) sesuai kebutuhan riil organisasi.
  2. Penghematan Alamat IPv4: Mencegah pemborosan kuota IP publik global.
  3. Penyederhanaan Tabel Routing: Router internet dapat mengagregasi ribuan rute menjadi satu entri ringkas (Route Summarization).

💡 Contoh Penerapan Nyata:
Satu blok 192.168.1.0/24 (254 host) dapat dibagi menjadi dua subnet /25 yang mandiri:

  • Subnet 1: 192.168.1.0/25 (126 host untuk tim Support)
  • Subnet 2: 192.168.1.128/25 (126 host untuk tim Server & IT Dev)

Kesimpulan

CIDR adalah standar baku dalam arsitektur jaringan modern. Dengan menguasai notasi CIDR dan konversinya ke Subnet Mask, Anda dapat dengan mudah merancang pembagian IP Address secara terstruktur dan efisien.

👉 Pelajari Juga: